Selasa, 20 Oktober 2015

Pneumonia

 Hasil gambar untuk pneumonia
Pneumonia adalah peradangan paru dimana asinus paru terisi cairan radang dengan atau tanpa disertai infiltrasi dari sel radang kedalam dinding alveoli dan rongga interstisium. Secara otomatis dapat timbul pneumonia lobaris maupun lobularis/bronchopnemunia).
Pneumonia adalah merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernafasan yang terbanyak di dapatkan dan sering merupakan penyebab kematian hampir diseluruh dunia.


Penyebab Flatulensi


Penyebab Flatulensi
  • Pertama dari udara yang tertelan yang disebut sebagai aerophagia.  Ini terjadi karena udara terjebak saat aktifitas menelan saat makan atau minum yang terburu-buru, mengunyah permen karet, merokok, minum minuman bersoda dan beralkohol, atau saat kejadian nafas yang memburu. Aerophagia ini akan dikeluarkan kembali dengan cara sendawa, namun sisanya akan ikut saluran pencernaan sampai dengan menjadi gas buang.  Komposisi aerophagia terdiri dari nitrogen, oksigen dan karbon dioksida.

  • Kedua adalah dari meningkatnya produksi gas dalam pencernaan karena hasil kerja bakteri di usus besar yang memproses makanan tidak tercerna sempurna pada usus halus.  Ada sebanyak 30-150 gram makanan yang belum tercerna sempurna pada usus halus sudah masuk ke usus besar setiap harinya yang sebagian besar adalah karbohidrat. Sehingga makin tinggi konsumsi karbohidrat kita, akan semakin besar kemungkinan tingginya produksi gas dalam usus besar.  Ini dapat terjadi karena adanya kekurangan enzim-enzim pencernaan.  Komposisi gas karena penyebab kedua ini terdiri dari carbon monoksida, hydrogen, methane, dan sulfur. Makanan yang dapat membuat tingginya produksi gas buang pada seseorang belum tentu menghasilkan jumlah gas yang sama untuk orang lain.  Ini disebabkan karena ada dua jenis bakteri di mana bakteri kedua dapat mengeliminasi hydrogen yang dihasilkan oleh bakteri pertama.  Perbedaan jumlah bakteri ini dalam pencernaan menyebabkan produksi gas buang tidak sama di setiap orang
Tanda Dan Gejala
Flatulensi biasanya menyebabkan nyeri perut, kembung, sendawa dan banyak kentut.Tetapi hubungan antara flatulensi dan beberapa gejala ini tidak diketahui. Beberapa orang tampaknya peka terhadap pengaruh gas dalam saluran pencernaan, sedangkan yang lainnya bisa mentolerir sejumlah besar gas tanpa menimbulkan gajala-gejala.Flatulen bisa menyebabkan sendawa yang berulang-ulang.Dalam keadaan normal, pengeluaran gas melalui anus terjadi lebih dari 10 kali dalam sehari, pada flatulensi, pengeluaran gas lebih sering terjadi.Bayi dengan kram perut kadang-kadang mengeluarkan gas dalam jumlah yang berlebihan.

Flatulensi


 Hasil gambar untuk flatulensi
Flatulensi (perut kembung) adalah meningkatnya jumlah gas dalam saluran pencernaan.Udara adalah gas yang dapat tertelan bersama makanan.Menelan sedikit udara adalah normal tetapi secara tidak sadar, beberapa orang menelan udara dalam jumlah banyak, terutama bila terjadi kecemasan.Sebagian besar udara yang masuk kemudian dikeluarkan lagi melalui sendawa.Sehingga hanya sebagian kecil saja yang melewati lambung menuju ke saluran pencernaan berikutnya. Masuknya sejumlah besar udara menyebabkan seseorang merasa penuh dan orang tersebut akan bersendawa atau mengeluarkannya melalui anus (kentut/flatus).

Stres


 Hasil gambar untuk stress
Stres adalah suatu kondisi dimana keadaan tubuh terganggu karena tekanan psikologis. Biasanya stres dikaitkan bukan karena penyakit fisik tetapi lebih mengenai kejiwaan. Akan tetapi karena pengaruh stres tersebut maka penyakit fisik bisa muncul akibat lemahnya dan rendahnya daya tahan tubuh pada saat tersebut.



Kangker Laring


Hasil gambar untuk kangker laring 
Kanker laring adalah pertumbuhan adalah pertumbuhan dan pembelahan sel khususnya sel skuamosa laring yang tidak normal atau abnormal yang terbatas pada pita suara yang bertumbuh perlahan karena suplai limpatik yang jarang ketemapat sekitar jaringan.






Anatomi dan Fisiologi darah

Anatomi dan Fisiologi Darah
·         Fungsi darah terdiri atas: 
Sebagai alat pengangkut. Contoh:
  •  Mengambil oksigen/ zat pembakaran dari paru-paru untuk diedarkan ke seluruh bagian tubuh.
  • Mengangkat karbon dioksida dari jaringan untuk di keluarkan melalui paru-paru.
  •  Mengambil zat-zat makanan dari usus halus untuk diedarkan dan dibagikan keseluruh jaringan.
  •   Mengangkat/mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh untuk dikeluarkan melalui kulit dan ginjal.
Sebagai pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit dan racun dalam tubuh dengan perantara leukosit dan antibodi/ zat-zat anti racun.
  • Menyebarkan panas keseluruh tubuh.
  • Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar endokrin yang dilakukan oleh plasma darah.
  •  Menutup luka yang dilakukan oleh keping-keping darah.
·         Komposisi darah :
1. Plasma 55 % dari volume darah
2. Sel darah 45 % dari volume darah
·         Komposisi plasma :
1. Air ;(90-92 %) sebagai pelarut, absorbsi dan pelepasan panas

2. Protein 
a. Albumin; dihasilkan di hati. Berfungsi mempertahankan tekanan osmotik agar normal (25 mmHg)
b. Globulin ; berfungsi untuk respon imun
c. Fibrinogen ; berfungsi untuk pembekuan darah

Limfosit : ada dua jenis limposit
1)      limposit-T, diaktifkan o/ timosin dalam kel timus
2)      limposit-B, diaktifkan dalam jaringan limpoid.
Sebagian beredar dalam darah dan lainnya menetap di jaringan limpoid, bilalimposit aktif bertemu anti gen maka masing2 dapat berkembang menjadi selefektor yang menghadapi anti gen itu dan sel memori yang menetap dalamjaringan limpoid (apabila serangan kedua, sudah dikenali).
1.      Eritrosit : sel ini berbentuk cakram bikonkaf, tanpa inti, berdiameter 7-8 mikrometer. Eritrosit mengandung hemoglobin yang memberinya warna merah
2.      Trombosit : merupakan keping darah, asalnya dari sel megakariosit dalam sumsum tulang merah. Jumlah normalnya berkisar antara 200.000 – 350.000 per mm3 darah.
3.       Hemoglobin : protein kompleks terdiri atas protein, globin dan pigmen hem (mengandung besi). Jadi besi penting untuk Hb. Kebutuhan besi pria dan wanita berbeda karena pria hanya kehilangan 1 mg besi/hari sedangkan wanita kehilangan sampai 20 mg besi selama menstruasi normal.

Apakah anda perokok? Ini dia efek negatif merokok

Hasil gambar untuk merokok
Di zaman sekarang ini para orang tua harus memantau pergaulan anaknya. Tidak jarang anak di bawah umur yang sudah mulai kebiasaan merokok. Mungkin itu akibat linkungannya yang mempengaruhi perilaku anak tersebut. Selain itu merokok juga berdampak bagi kesehatan anak tersebut, bukan pada anak saja kebiasaan merokok juga sangat berpengaruh pada kesehatan orang dewasa.



Mamfaat transfusi darah


Hasil gambar untuk transfusi darah
    Transfusi darah adalah proses menyalurkan darahatau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel darah merah.( A. Harryanto Reksodiputro,1994). Transfusi Darah adalah proses pemindahan darah dari seseorang yang sehat (donor) ke orang sakit (respien).


7 mamfaat tidur siang



Banyak orang yang menganggap tidur siang tidak penting. Namun ternyata banyak mamfaat yang bisa di rasakan dengan meluangkan waktu sedikit untuk tidur siang.

Hasil gambar untuk tidur siang