Selasa, 20 Oktober 2015

Anatomi dan Fisiologi darah

Anatomi dan Fisiologi Darah
·         Fungsi darah terdiri atas: 
Sebagai alat pengangkut. Contoh:
  •  Mengambil oksigen/ zat pembakaran dari paru-paru untuk diedarkan ke seluruh bagian tubuh.
  • Mengangkat karbon dioksida dari jaringan untuk di keluarkan melalui paru-paru.
  •  Mengambil zat-zat makanan dari usus halus untuk diedarkan dan dibagikan keseluruh jaringan.
  •   Mengangkat/mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh untuk dikeluarkan melalui kulit dan ginjal.
Sebagai pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit dan racun dalam tubuh dengan perantara leukosit dan antibodi/ zat-zat anti racun.
  • Menyebarkan panas keseluruh tubuh.
  • Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar endokrin yang dilakukan oleh plasma darah.
  •  Menutup luka yang dilakukan oleh keping-keping darah.
·         Komposisi darah :
1. Plasma 55 % dari volume darah
2. Sel darah 45 % dari volume darah
·         Komposisi plasma :
1. Air ;(90-92 %) sebagai pelarut, absorbsi dan pelepasan panas

2. Protein 
a. Albumin; dihasilkan di hati. Berfungsi mempertahankan tekanan osmotik agar normal (25 mmHg)
b. Globulin ; berfungsi untuk respon imun
c. Fibrinogen ; berfungsi untuk pembekuan darah

Limfosit : ada dua jenis limposit
1)      limposit-T, diaktifkan o/ timosin dalam kel timus
2)      limposit-B, diaktifkan dalam jaringan limpoid.
Sebagian beredar dalam darah dan lainnya menetap di jaringan limpoid, bilalimposit aktif bertemu anti gen maka masing2 dapat berkembang menjadi selefektor yang menghadapi anti gen itu dan sel memori yang menetap dalamjaringan limpoid (apabila serangan kedua, sudah dikenali).
1.      Eritrosit : sel ini berbentuk cakram bikonkaf, tanpa inti, berdiameter 7-8 mikrometer. Eritrosit mengandung hemoglobin yang memberinya warna merah
2.      Trombosit : merupakan keping darah, asalnya dari sel megakariosit dalam sumsum tulang merah. Jumlah normalnya berkisar antara 200.000 – 350.000 per mm3 darah.
3.       Hemoglobin : protein kompleks terdiri atas protein, globin dan pigmen hem (mengandung besi). Jadi besi penting untuk Hb. Kebutuhan besi pria dan wanita berbeda karena pria hanya kehilangan 1 mg besi/hari sedangkan wanita kehilangan sampai 20 mg besi selama menstruasi normal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar