Transfusi darah adalah proses
menyalurkan darahatau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi
medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel
darah merah.(
A. Harryanto Reksodiputro,1994). Transfusi Darah adalah proses pemindahan darah
dari seseorang yang sehat (donor) ke orang sakit (respien).
Tujuan transfuse darah :
- Memelihara dan mempertahankan kesehatan donor.
- Memelihara keadaan biologis darah atau komponen – komponennya agar tetap bermanfaat.
- Memelihara dan mempertahankan volume darah yang normal pada peredaran darah (stabilitas peredaran darah).
- Mengganti kekurangan komponen seluler atau kimia darah.
- Meningkatkan oksigenasi jaringan.
- Memperbaiki fungsi Hemostatis.
- Tindakan terapi kasus tertentu.
Manfaat transfuse darah:
- Dapat mengetahui golongan darah
- Dapat menambah cairan darah yang hilang di dalam tubuh
- Dapat menyelamatkan jiwa pasien
Jenis
Transfusi darah :
- Transfusi PRC
Tujuan transfusi PRC adalah untuk
menaikkan Hb pasien tanpa menaikkan volume darah secara nyata. Keuntungan
menggunakan PRC dibandingkan dengan darah jenuh adalah:
Kenaikan Hb dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan.
Mengurangi kemungkinan penularan penyakit.
Mengurangi kemungkinan reaksi imunologis
Volume darah yang diberikan lebih
sedikit sehingga kemungkinan overload berkurang
Komponen darah lainnya dapatdiberikan pada pasien lain.
- Transfusi suspensi trombosit
Tujuan transfusi suspensi trombosit
adalah menaikkan kadar trombosit darah. Dosis suspensi trombosit yang
diperlukan dapat dihitung kira-kira sebagai berikut : 50 ml suspensi trombosit
menaikkan kadar trombosit 7500-10.000/mm pada resipien yang beratnya 50
kg.Suspensi trombosit diberikan pada penderita trombositopeni bila :1) didapat
perdarahan 2)untuk mencegah perdarahan pada keadaan dimana ada erosi yang dapat
berdarah bila kadar < 35.000/mm. 3) untuk mencegah perdarahan spontan bila
kadar trombosit < 15.000/mm
- Transfusi dengan suspensi plasma beku (Fresh Frozen Plasma)
Plasma segar yang dibekukan
mengandung sebagian besar faktor pembekuan di samping berbagai protein yang
terdapat didalamnya; karena itu selain untuk mengganti plasma yang hilang
dengan perdarahan dapat dipakai sebagai pengobatan simptomatis kekurangan
faktor pembekuan darah. Fresh Frozen
Plasma (PIT) tidak digunakan untuk mengobati kebutuhan faktor VIII dan
faktor IX (Hemofilia); untuk ini digunakan plasma Cryoprecipitate.Pada transfusi dengan FFP biasanya diberikan 48
kantong (175225 ml) tiap 68 jam bergantung kebutuhan.
- Transfusi dengan darah penuh (Whole Blood)
Transfusi dengan darah penuh
diperlukan untuk mengembalikan dan mempertahankan volume darah dalam sirkulasi
atau mengatasi renjatan.
materinya sangat berguna bagi saya.. makasi bro
BalasHapus