Selasa, 20 Oktober 2015

Mamfaat transfusi darah


Hasil gambar untuk transfusi darah
    Transfusi darah adalah proses menyalurkan darahatau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel darah merah.( A. Harryanto Reksodiputro,1994). Transfusi Darah adalah proses pemindahan darah dari seseorang yang sehat (donor) ke orang sakit (respien).



Tujuan transfuse darah :
  • Memelihara dan mempertahankan kesehatan donor.
  • Memelihara keadaan biologis darah atau komponen – komponennya agar tetap bermanfaat.
  • Memelihara dan mempertahankan volume darah yang normal pada peredaran darah (stabilitas peredaran darah).
  • Mengganti kekurangan komponen seluler atau kimia darah.
  • Meningkatkan oksigenasi jaringan.
  • Memperbaiki fungsi Hemostatis.
  • Tindakan terapi kasus tertentu.

Manfaat transfuse darah:

  • Dapat mengetahui golongan darah

  • Dapat menambah cairan darah yang hilang di dalam tubuh

  • Dapat menyelamatkan jiwa pasien

Jenis Transfusi darah :

  • Transfusi PRC

               Tujuan transfusi PRC adalah untuk menaikkan Hb pasien tanpa menaikkan volume darah secara nyata. Keuntungan menggunakan PRC dibandingkan dengan darah jenuh adalah:
Kenaikan Hb dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan.
Mengurangi kemungkinan penularan penyakit.
Mengurangi kemungkinan reaksi imunologis
Volume darah yang diberikan lebih sedikit sehingga kemungkinan overload berkurang
Komponen darah lainnya dapatdiberikan pada pasien lain.

  • Transfusi suspensi trombosit
            Tujuan transfusi suspensi trombosit adalah menaikkan kadar trombosit darah. Dosis suspensi trombosit yang diperlukan dapat dihitung kira-kira sebagai berikut : 50 ml suspensi trombosit menaikkan kadar trombosit 7500-10.000/mm pada resipien yang beratnya 50 kg.Suspensi trombosit diberikan pada penderita trombositopeni bila :1) didapat perdarahan 2)untuk mencegah perdarahan pada keadaan dimana ada erosi yang dapat berdarah bila kadar < 35.000/mm. 3) untuk mencegah perdarahan spontan bila kadar trombosit < 15.000/mm
  • Transfusi dengan suspensi plasma beku (Fresh Frozen Plasma)
            Plasma segar yang dibekukan mengandung sebagian besar faktor pembekuan di samping berbagai protein yang terdapat didalamnya; karena itu selain untuk mengganti plasma yang hilang dengan perdarahan dapat dipakai sebagai pengobatan simptomatis kekurangan faktor pembekuan darah. Fresh Frozen Plasma (PIT) tidak digunakan untuk mengobati kebutuhan faktor VIII dan faktor IX (Hemofilia); untuk ini digunakan plasma Cryoprecipitate.Pada transfusi dengan FFP biasanya diberikan 4­8 kantong (175­225 ml) tiap 6­8 jam bergantung kebutuhan.
  • Transfusi dengan darah penuh (Whole Blood)
            Transfusi dengan darah penuh diperlukan untuk mengembalikan dan mempertahankan volume darah dalam sirkulasi atau mengatasi renjatan.

1 komentar: